Home
HOME > Artikel Pemahaman AC, Kulkas dan Mesin cuci > Pengertian  KULKAS

Pengertian  KULKAS

Service Kulkas diJakarta selatan ” Darma Taruna Service ” saat ini Melayani service kulkas panggilan di jakarta selatan, Merk-merk kulkas yang kami tangani; Kulkas Samsung, service Kulkas LG, service Kulkas Sharp, service Kulkas Toshiba, service Kulkas Sanyo dll. Kami juga melayani pendingin lainnya selain kulkas di area Jakarta Selatan seperti Freezer, Chiller, Cool Room dll

SERVICE KULKAS DiJakarta Selatan adalah layanan jasa service panggilan yang menangani area Jakarta Selatan, kami melayani segala jenis kerusakan kulkas antara lain:

>>  KULKAS SATU PINTU
– Tidak dingin
– Kurang dingin
– Mati total
– Ganti karet pintu
– Ganti relay/overload dll

>>  KULKAS DUA PINTU
– Tidak dingin
– Kurang dingin
– Buat jalur manual ( digital – manual )
– Mati total
– Ganti timer/relay/overload/heater/dll

Apabila anda mengalami masalah tersebut diatas, segera hubungi kami: 0813 8361 6205 - 0857 7772 5183

Service Kulkas Jakarta Selatan ” Kulkas menjadi salah satu kebutuhan yang krusial bagi rumah tangga masyarakat Indonesia di masa sekarang. Kulkas umumnya digunakan untuk menyimpan bahan makanan mentah, sayur-sayuran, buah-buahan, minuman kaleng, dan es krim agar tidak membusuk, tahan lama, dan tetap terjaga awet di dalam suhu yang telah dikondisikan.

Bila dikategorikan secara umum, ada 11 komponen utama dalam kulkas dengan fungsinya masing-masing, yaitu:

1. Kompresor

2. Kondensor

3. Filter

4. Evaporator

5. Thermostat

6. Heater

7. Fan Motor

8. Overload Motor Protector

9. Bahan Pendingin

10 Thimer

Penjelasan:

1. Yang pertama adalah Kompresor, merupakan unsur terpenting yang berfungsi untuk memompa bahan pendingin ke seluruh bagian.

2. Selanjutnya adalah Kondensor, berfungsi sebagai alat penukar kalor dalam proses perubahan wujud gas bahan pendingin, yang pada suhu dan tekanan tinggi diubah menjadi wujud cair.

3. Lalu ada Filter, yang berfungsi sebagai penyaring kotoran yang mungkin terbawa masuk aliran pendingin ke kulkas setelah proses sirkulasi.

4. Ada Evaporator, memiliki fungsi untuk menyerap kalor dari benda yang dimasukkan, kalor yang sudah terhisap akan mendinginkan bahan makanan itu.

5. Komponen kelima adalah Thermostat, berperan sebagai pengatur kerja kompresor secara otomatis berdasar pada batasan suhu di setiap bagian kulkas.

6. Lalu ada Heater, berguna untuk mencairkan bunga es yang terbentuk di dalam evaporator.

7. Selanjutnya ada Fan Motor, digunakan untuk menghembuskan udara dingin dari evaporator ke seluruh bagian kulkas dan mendorong udara melalui kompresor.

8. Lalu ada Overload Motor Protector, berguna sebagai pelindung komponen #listrik dari kerusakan apabila arus listrik yang dihasilkan kompresor melebihi normal.

9.  Bahan Pendingin (Refrigerant), berwujud sebagai zat yang mudah diubah bentuknya dari wujud gas menjadi wujud cair, atau sebaliknya.

10. Thimer berguna untuk mengatur waktu kerja kompresor dan heater pada saat pendinginan Thimer mengatur waktu kerja kompresor 8jam dan pada saat heater bekerja 20 menit untuk menghancurkan gumpalan es pd efaporator

11. Bimetal berguna apabila pada posisi suhu udara biasa atau suhu diluar ruangan atau suhu diatas 10 derajat bila di test dengan multitester tidak Tersambung, tap di suhu dingin di bawah minus 10 derajat bila di test akan tersambung tetapi tergantung jenis dan ukuran bimetalnya.

Jadi Bimetal yang sudah terpasang pada Kulkas atau lemari es jika sudah mendapatkan suhu dingin tertentu bimetal sudah tersambung, tetapi belum di fungsikan karena walaupun sudah tersambung tetapi belum dapat perintah dari timer kulkas tersebut.

Secara teknis sebenarnya cara kerja bimetal hampir sama dengan termostat pada kulkas karena cara kerjanya sama sama dengan teknik membaca suhu yang di dapat.

Fungsi dan Cara kerja Bimetal adalah seperti uraian di bawah ini.
Bimetal pada kulkas itu berfungsi sebagai pemutus arus atau untuk menghentikan proses defrost atau pencairan pada kulkas, misalnya pada saat kulkas melakukan proses Defrost atau pencairan dan suhu evap sudah mencapi titik batas tertentu maka arus listrik yang sedang menjalankan heater untuk defrost akan berhenti. Untuk rangkaian bimetal pada kulkas dengan timer 1.3 cara kerjanya adalah, pada saat bimetal sudah mendapatkan suhu evap dingin akan tersambung dan setelah beberapa jam proses pendinginan kurang lebih 6-8 jam kulkas akan melakukan proses pencairan atau defrost dan pada saat itu timer akan berpindah dari running compresor ke Defrost, Pada saat itulah Bimetal akan benar benar di fungsikan untuk proses pencairan. Sebenarnya bimetal pada timer type 1.3 itu berfungsi mengalirkan arus listrik untuk menjalankan heater dan sekaligus mengantikan motor pada rangkaian timer kulkas.
Nah, sekarang kita masuk ke bagian yang lebih seru

Bagaimana prinsip kerja dari kulkas?

Semua berawal dari Hukum Termodinamika. Hukum Termodinamika berlaku untuk prinsip kerja lemari es. Seperti yang kita ketahui, energi panas selalu bergerak menuju ke daerah yang lebih dingin. Bagaimana lemari es bisa melakukan hal yang sebaliknya? Mengalirkan energi panas dari dalam ke udara yang lebih hangat di luar?

Meskipun memiliki cara kerja yang berlawanan, prinsip kerja lemari es masih berhubungan erat dengan hukum perpindahan kalor. Sebuah lemari es harus melakukan tugas untuk membalikkan arah normal aliran energi panas. Tugas itu melibatkan penggunaan energi yang bertujuan untuk memindahkan sesuatu, dan untuk melakukannya sebuah lemari es membutuhkan energi. Dalam kasus ini, energi itu disediakan oleh listrik.


Alur kerja Kulkas

 

Kunci proses kulkas dan sistem pendingin lain agar dapat bekerja terdapat pada refrigeran. Refrigeran ialah zat semacam Freon yang bertitik didih rendah sehingga dapat memfasilitasi perubahan bentuk antara cair dan gas. Sebagai cairan, refrigeran berperan dalam penyerapan energi panas dari udara dingin di dalam lemari es untuk diubah menjadi gas.

Jadi pertama-tama, energi panas ditransfer ke dalam lemari es untuk menjadi cairan dingin yang melewati sebuah mesin evaporator. Lalu referigeran, yang sudah dibahas sebelumnya, menyerap energi panas agar menjadi lebih hangat lalu akhirnya berubah bentuk menjadi gas. Gas yang terbentuk sebelumnya, dialirkan melalui compressor agar cairan pendingin memiliki temperatur yang lebih tinggi.

Refrigeran dengan suhu yang lebih tinggi tersebut selanjutnya mengalir melalui kondensor, dimana terjadi transfer #energi panas ke kumparan pendingin kondensor. Akhirnya, refrigeran tersebut kehilangan energi panasnya dan berubah menjadi energi dingin kembali, serta mengalami peristiwa kondensasi menjadi cairan.

Selanjutnya refrigeran masuk ke tabung Ekspansi, dimana merupakan tempat yang memiliki ruangan untuk menyebarkan cairan keluar dalam rangka menurunkan suhu menjadi lebih rendah. Cairan dingin hasil refrigeran tersebut kemudian mengalir kembali ke evaporator. Selanjutnya siklus itu kembali berulang. ” Service kulkas Jakarta Selatan

Darma Taruna Service AC Jakarta

Jasa website